Mitsubishi Akui Garansi 7 Tahun Rugikan Konsumen dan Dealer

Mitsubishi Akui Garansi 7 Tahun Rugikan Konsumen dan DealerMesin Mitsubishi Eclipse Cross. (CNN Indonesia/Febri Ardani)

LENSAPANDAWA.COM – Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menjelaskan saat ini memberikan garansi mobil yang berlaku empat tahun atau setara 50 ribu km. Menurut pihak MMKSI pemberian garansi lebih lama dari itu belum terpikirkan sebab dikatakan berpotensi merugikan, terutama untuk dealer.

Pernyataan itu disampaikan menanggapi strategi purna jual merek China, Sokonindo Automobile (DFSK) yang menawarkan garansi tujuh tahun atau setara 150 ribu km. Garansi ini dipahami meliputi banyak hal, termasuk turun mesin.

Sementara itu wakil China lainnya, Wuling, diketahui menawarkan garansi umum tiga tahun atau 100 ribu km dan garansi komponen utama, yaitu mesin serta transmisi lima, selama lima tahun atau 100 ribu km. Selain itu Wuling juga mulai memberikan layanan servis yang bila tidak selesai dalam tiga hari maka gratis.

“Karena kalau terlalu lama itu inflasi lebih dari lima tahun itu sulit terkontrol. Keduanya akan rugi, konsumen dan dealer rugi,” kata Head of After Sales Marketing & Development Department MMKSI Ronald Reagan di Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019, Selasa (23/7).

Pada garansi Mitsubishi, misalnya Eclips Cross, penjaminan meliputi gratis biaya perawatan berkala, biaya jasa, dan suku cadang sesuai yang tercantum pada buku servis.

Ronald mengatakan Mitsubishi bukan tidak bisa menyanggupi penambahan masa garansi. Namun ia mengklaim mobil-mobil berlogo tiga berlian itu tidak membutuhkannya, terlebih sampai kepada kasus turun mesin.

“Tapi dari sisi strategi kami belum perlu sampai dengan tujuh tahun atau sampai turun mesin. Karena di bengkel kami sangat jarang pekerjaan turun mesin. Paling servis berkala. Itu membuktikan kalau memang teknologi Mitsubishi sudah bagus. Jadi (perawatan) berkala,” tutup Ronald.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Comment here