Satgas Gulbencal bimbing anak korban gempa atasi trauma ketakutan

Satgas Gulbencal bimbing anak korban gempa atasi trauma ketakutanSatgas Gulbencal fokus mengatasi trauma ketakutan khususnya bagi anak-anak di tempat pengungsian di Halmahera Selatan (ANTARA/Abdul Fatah)

LENSAPANDAWA.COM –

Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Desa Saketa Kecamatan Gane Barat Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut) fokus mengatasi trauma ketakutan khususnya bagi anak-anak di tempat pengungsian.

Anak-anak di tempat pengungsian di Halmahera Selatan nikmati permainan yang disajikan tim Satgas Gulbencal (Abdul Fatah)

Dansatgas Gulben Kolonel Inf Endro Satoto melalui siaran pers yang diterima Kamis, mengatakan, kegiatan trauma healing ini merupakan salah satu yang vital dalam mengembalikan mental dan semangat masyarakat, agar mereka segera kembali ke perkampungan serta dapat beraktivitas seperti sediakala untuk itu tim-tim telah dibagi dan disebar ke seluruh tempat pengungsian.

"Kegiatan trauma healing atau penyembuhan efek traumatis pascabencana alam merupakan salah satu hal yang sangat vital guna mengembalikan semangat dan mental khususnya pada anak-anak," kata Endro.

Untuk itu, Tim Trauma Healing Sagtas Gulbencal yang terdiri dari unsur TNI, Psikiater, Dokter, Crisis Center hingga tim relawan disebar di seluruh tempat pengungsian, dalam proses trauma healing biasanya dilakukan dengan metode mendongeng, bernyanyi hingga bermain yang mengalihkan fikiran anak-anak untuk melupakan kejadian bencana yang mereka alami.

Selain itu, dalam trauma healing diselipkan edukasi tentang bagaimana dalam bersikap saat terjadi bencana alam seperti untuk melindungi kepala, tidak panik, menghindari bangunan dan berkumpul di lapangan yang dikemas dalam sebuah nyanyian yang mudah diingat.

Tim dibekali dengan berbagai alat bermain seperti bola sepak, boneka hingga alat mainan yang nantinya diharapkan dapat mengobati efek traumatis dengan cara bermain.

Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Selatan Iswan Hasjim menyatakan apresiasinya ke tim Satgas, karena dalam suasana Hari Anak, mereka mengatasi trauma ketakutan khususnya bagi anak-anak korban gempa Halsel di tempat pengungsian.

Menurut Wabup, saat ini di lokasi pengungsian di setiap desa sudah tercukupi seluruh logistik, akan tetapi terus dipantau guna menjaga ketersediaannya, hanya saja keluhan yang masih dibutuhkan oleh korban gempa saat ini adalah MCK dan menghilangkan rasa trauma, terutama bagi anak-anak korban gempa Halsel.

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Comment here