Kemenag: pendidikan Islam penguat Islam Wasathiyah

Kemenag: pendidikan Islam penguat Islam WasathiyahSantri belajar memaknai Kitab Kuning saat mengaji ‘Kilatan Kitab’ di Pondok Pesantren Almiizan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

LENSAPANDAWA.COM – Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin mengatakan pendidikan Islam dapat menjadi penguat Islam Wasathiyah atau moderat, dan berperan dalam menetralisir radikalisme moral dan intelektual yang menjadi benih-benih kekerasan.

Terorisme dan kekerasan diproduksi oleh radikalisme moral dan intelektual, katanya sebagaimana dikutip ANTARA dari kemenag.go.id, Jumat.

"Pendidikan Islam perlu menjadi penyeimbang dalam kekacauan persepsi tersebut," kata pejabat Kemenag RI yang merampungkan pendidikan doktoralnya dari Universitas Rheinische Friedrich-Wilhelms Jerman ini.

Menurut dia, terdapat tren bahwa para pelaku kekerasan itu subyektif dalam melihat individu atau komunitas lain yang berbeda pandangan sebagai kebathilan.

Pendidikan Islam di Indonesia saat ini dinilainya sebagai lembaga pendidikan yang paling modern di dunia dan mampu menjaga karakter keberagaman masyarakat Indonesia yang toleran dan moderat.

"Nuansa wasathiyah adalah penopangnya. Ruh keislaman ini disebarkan melalui pondok pesantren, perguruan tinggi, madrasah, dan seterusnya," katanya.

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Comment here