Kimi Hime Datangi Kominfo Siang Ini Bahas Isi Konten Medsos

Kimi Hime Datangi Kominfo Siang Ini Bahas Isi Konten MedsosKimi Hime. (Screenshot via instagram (@kimi.hime))

LENSAPANDAWA.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengatakan akan bertemu dengan YouTuber Kimi Hime hari ini (29/7). Dalam pertemuan ini, Kemenkominfo dan pihak Kimi Hime akan membahas mengenai konten-konten yang melanggar norma asusila dalam UU ITE.

Plt. Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu mengatakan dalam pembahasan ini, tak hanya akan membahas konten Kimi Hime di YouTube, pihaknya akan membahas seluruh akun media sosial milik Kimi Hime.

“Kami akan bertemu pukul 11.00 WIB. Iya media sosial lain termasuk, selain YouTube dia Instagram juga followersnya juga banyak. Artinya memperlihatkan juga konten-konten yang mirip-mirip juga dengan YouTube-nya yang kemudian kita bahas juga,” ujar Ferdinandus kepada CNNIndonesia.com, di gedung Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Senin (29/7).

Ferdinandus mengatakan Kimi Hime dijadwalkan akan bertemu dengan pihak Kemenkominfo yang diwakilkan oleh Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Ferdinandus selaku Plt. Kepala Biro Humas, dan tim AIS pengelola konten.Akan tetapi, ia mengatakan pihaknya tidak dapat memastikan apakah Kimi Hime sendiri yang akan langsung datang. Ferdinandus Kimi Hime bisa datang tanpa diwakilkan tim manajemen.

“Kita belum tahu, tapi negosiasi terakhir terakhir kami itu harus Kimi. Karena kami ingin benar-benar diskusi langsung menyampaikan apa yang pemerintah harapkan dari seorang Content Creator. Supaya dia tetap jalan tapi sesuai dengan koridor kita,” ujarnya.

Ferdinandus mengatakan pihak Kimi Hime telah mengonfirmasi akan datang ke Kemenkominfo pada Jumat (26/7). Kemenkominfo telah melakukan pemanggilan pada Senin (22/7), Rabu (24/7), hingga Kamis (25/7).

Oleh karena itu, Ferdinandus mengatakan Kemenkominfo tidak melakukan pemblokiran video lebih lanjut ke Kimi Hime karena Kimi Hime telah merespon undangan Kemenkominfo. “Artinya mereka punya niat baik. Kalau bahasa pak menteri ini bukan pemanggilan mungkin kurang lebih tepatnya mengundang. Jadi mereka ini kan anak anak kita, ya mungkin sedikit lalai dan abai, tapi kita undang untuk membicarakan,” kata Ferdinandus.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Comment here