Data Sephora Online Bocor, Indonesia Terdampak

Data Sephora Online Bocor, Indonesia TerdampakIlustrasi (REUTERS/Brendan McDermid)

LENSAPANDAWA.COM – Data pengguna Sephora online di Indonesia dan sejumlah negara lain di Asia Tenggara, Hong Kong, Australia, dan Selandia Baru bocor. Hal ini diungkap Sephora Asia Tenggara dalam surel yang dikirimkan kepada pengguna.

“Selama dua minggu terakhir, kami menemukan adanya kebocoran data terkait sebagian pelanggan yang pernah menggunakan layanan online kami di Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, Hong Kong SAR, Australia dan Selandia Baru,” jelas surel yang dilihat CNNIndonesia.com, Selasa (30/7).

Data yang bocor ini meliputi izin oleh pihak ketiga, meliputi nama depan dan nama belakang, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat email, kata sandi terenkripsi, serta data terkait preferensi produk kecantikan pengguna. Namun Sephora memastikan tidak ada data kartu kredit yang bocor.

“Kami bisa memastikan bahwa tidak ada informasi kartu kredit yang diakses, dan menurut informasi kami tidak ada data pribadi yang telah disalahgunakan,” lanjut surel tersebut.

Untuk itu, Sephora menyebut mereka akan melakukan pembatalan (reset) semua kata sandi pengguna. Sehingga toko peralatan kecantikan ini meminta pengguna untuk memperbarui kata sandi. Ini dilakukan untuk mengamankan akun Sephora online mereka.

Dalam surat tersebut Sephora tidak memberi angka berapa pengguna yang terdampak peretasan ini. Dalam keterangannya, Managing Director Sephora Southeast Asia, Alia Gogi menyebut pihaknya akan memberikan layanan pengawasan data kepada pelanggan.

“Kami menawarkan layanan pengawasan data pribadi tanpa biaya bagi pelanggan, melalui penyedia pihak ketiga yang memimpin pasar,” jelasnya dalam keterangan seperti dikutip Channel News Asia.

Menurut Sephora Asia Tenggara, data di toko offline tidak ada yang diretas dalam laman FAQ (frequently asked question).

“Insiden ini hanya terbatas pada basis data di Asia Tenggara, Hong Kong, Australia/New Zealand yang menggunakan layanan toko online kami,” jelas Sephora.

Lebih lanjut perusahaan itu menyebut pelanggan mereka saat ini tetap bisa berbelanja di toko online mereka. CNNIndonesia.com masih berusaha mengontak Sephora Indonesia terkait peretasan ini.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Comment here