SpaceX Siapkan Bisnis ‘Ala Grab’ untuk Angkut Satelit Kecil

SpaceX Siapkan Bisnis 'Ala Grab' untuk Angkut Satelit KecilIlustrasi. (REUTERS/Steve Nesius)

LENSAPANDAWA.COM – SpaceX mengumumkan bisnis baru yaitu program rideshare yang diperuntukkan bagi satelit kecil. Rencananya, SpaceX akan meluncurkan roket Falcon 9 untuk membawa sejumlah satelit berukuran kecil.

Dilansir dari CNN, satelit besar seperti satelit komunikasi dan militer merupakan inti dari bisnis yang dijalani SpaceX. Namun, saat ini satelit berukuran kecil lebih diminati daripada ukuran besar. 

Melalui email, SpaceX menjelaskan rencana mereka agar mampu memenuhi kebutuhan operator satelit kecil. Ukuran satelit kecil cukup beragam. Mulai dari sebesar ponsel hingga seukuran lemari es.

Seiring dengan perkembangannya, bisnis ini diyakini cukup menjanjikan untuk memberikan layanan menggunakan teknologi satelit kecil terbaru. SpaceX berencana untuk menciptakan sebuah jaringan bernama Starlink menggunakan ribuan satelit kecil pada orbit rendah bumi. Starlink akan membawa internet berkecepatan tinggi ke seluruh dunia.

Umumnya satelit kecil dapat mencapai orbit dengan cara mengikuti satelit yang lebih besar. Belum lagi daftar tunggu peluncuran tidak dapat diprediksi sehingga mendorong industri peluncuran untuk melayani langsung satelit kecil. 

Puluhan perusahaan roket baru kemudian berniat untuk membuat roket berskala kecil yang mampu menyediakan layanan peluncuran yang cepat dan mudah. Perusahaan Rocket Lab merupakan yang pertama dan telah meluncurkan 7 misi. 

Analisis Northern Sky Research Leena Pivovarova mengatakan program rideshare milik SpaceX ini mampu menarik perusahaan-perusahaan satelit kecil.”Saya pikir SpaceX berada di posisi yang baik untuk bersaing, dan saya pikir hal ini akan berdampak besar pada penyedia layanan peluncuran satelit kecil,” kata Pivovarova pada CNN.

Namun, Pivovarova mencatat bahwa masih ada pertanyaan yang belum terjawab terakit program terbaru SpaceX ini, seperti bagaimana hal tersebut akan cocok dengan misi satelit kecil ke dalam daftar panjang satelit yang akan diluncurkan. 

Menurut laman SpaceX pada Senin (07/08), SpaceX berencana untuk meluncurkan satu perjalan khusus per tahun mulai akhir 2020 atau 2021. Setiap misi akan melakukan perjalanan menuju orbit sun-synchronous yang berjarak sekitar 500 hingga 600 kilometer di atas permukaan bumi. 

[Gambas:Video CNN]

SpaceX diperkirakan akan terus meluncurkan satelit komunikasi besar dan muatan militer juga diharapkan tetap menjadi inti dari bisnisnya. 

Namun, presiden dan COO SpaceX, Gwynne Shotwell, mengakui bahwa bisnis peluncuran belum tumbuh seperti yang diharapkan. Dari rencana meluncurkan 30 hingga 40 roket pada 2018, hanya ada 21 peluncuran yang  berhasil dilakukan. 

“Kami pikir pasar komersial akan berkembang ke sana, tetapi saat ini kami memiliki banyak kapasitas untuk meluncurkan sistem Starlink kami,” kata Shotwell, menurut SpaceNews.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Comment here