Fosil Penguin Raksasa Ditemukan di Selandia Baru

Fosil Penguin Raksasa Ditemukan di Selandia BaruIlustrasi penguin. (Foto: REUTERS/Alexandre Meneghini)

LENSAPANDAWA.COM – Tim peneliti dari Museum Canterbury, melaporkan telah menemukan fosil penguin raksasa di pulau di bagian selatan Selandia Baru. Penguin raksasa ini memiliki tinggi nyaris setinggi manusia dewasa.

Dibandingkan penguin kebanyakan, penguin raksasa ini memiliki tinggi 1,6 meter dan bobot 80 kilogram.

Peneliti mengatakan fosil ini memiliki ukuran empat kali lebih berat dan 40 cm lebih tinggi dibandingkan penguin modern.

Dinamai ‘crossvallia waiparensis’, penguin raksasa ini hidup di era Paleocene sekitar 66-56 juta tahun lalu. Untuk bertahan hidup, penguin raksasa ini berburu di sekitar pantai Selandia Baru.

Peneliti Museum Canterbury, Vanesa De Pietri mengatakan temuan ini merupakan penguin raksasa kedua yang hidup di era Paleosen yang ditemukan di daerah tersebut. Tahun lalu di daerah yang sama ditemukan tulang kaki burung yang dikonfirmasi sebagai spesies baru.

“(Temuan) ini memperkuat teori kami bahwa penguin mencapai ukuran raksasa di awal evolusi mereka,” ungkap Pietri seperti dilansir AFP.

Para peneliti kemudian berspekulasi jika penguin raksasa ini punah karena kalah dengan predator laut berukuran besar lainnya seperti anjing laut dan paus bergigi.

Selain menemukan penguin raksasa, pekan lalu Museum Canterbury juga mengumumkan temuan baru berupa seekor burung nuri dengan tinggi sekitar satu meter yang hidup sekitar 19 juta tahun lalu.

Comment here