BPBD Bali gotong royong buka akses jalan akibat banjir bandang Songan

BPBD Bali gotong royong buka akses jalan akibat banjir bandang SonganPetugas menggunakan alat berat untuk membuka akses jalan di Songan, Kintamani, Bangli yang sebelumnya diterjang banjir bandang (Antaranews Bali/Dok BPBD Bali/2020)

LENSAPANDAWA.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali bersama jajaran BPBD Kabupaten Bangli, TNI/Polri, Kementerian PU dan sejumlah instansi terkait lainnya dengan dibantu masyarakat, bergotong royong membuka akses jalan Kintamani menuju Pura Ulun Danu Songan, Kabupaten Bangli yang sempat diterjang banjir bandang.

"Kami hadir bersama masyarakat Bangli dalam semangat kekeluargaan sebagai bagian tugas kemanusiaan. Mobil ambulans kami siagakan pula sebagai antisipasi masyarakat yang membutuhkan penanganan kegawatdaruratan," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin, di sela-sela kegiatan gotong royong tersebut di Bangli, Sabtu.

Pembukaan akses jalan tersebut juga menggunakan alat berat dan sekaligus berbagai komponen bersama-sama membersihkan lingkungan rumah warga yang terkena lumpur.

Banjir bandang sebelumnya terjadi pada Jumat (7/2) di wilayah Banjar Hulu Danu Songan, Desa Songan A, Kabupaten Bangli.

Intensitas hujan tinggi di bagian atas bukit dari Banjar Kayu Padi, Desa Belandingan serta Desa Pinggan mengakibatkan banjir bandang dengan membawa lumpur setinggi satu meter dan mengakibatkan delapan unit mobil, 20 unit motor, satu sekolah TK, jembatan putus, tiang listrik roboh, lahan pertanian rusak, 40 rumah warga terendam lumpur dan empat KK mengungsi ke rumah kerabat terdekat tanpa menimbulkan korban jiwa.

Menurut Rentin, dalam jangka panjang, upaya mitigasi bencana harus dikedepankan sehingga kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan dapat ditekan. Hal ini mengingat kejadian ini hampir berulang terjadi di kawasan Songan, Bangli.

"Masyarakat kami harapkan dapat mengenali penyebab banjir, memahami tindakan yang harus dilakukan sebelum, saat dan setelah terjadi banjir sehingga masyarakat selalu siap siaga di lingkungan dengan risiko bencana," ujarnya.

Di samping itu, perubahan tata ruang lahan juga telah mengakibatkan potensi bencana semakin meningkat. Daerah Songan, Bangli adalah daerah perbukitan di kawasan Gunung Batur dengan kawasan pemukiman dan perkebunan.*

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Comment here