Cara Pakai Fitur Y-Connect di Nmax Terbaru

Cara Pakai Fitur Y-Connect di Nmax TerbaruAplikasi Y-Connected pada ponsel untuk menghubungkan dengan Nmax. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)

LENSAPANDAWA.COM – Yamaha Nmax terbaru kini sudah dilengkapi sistem canggih Yamaha Connected yang bisa membuat pengendara memantau kondisi motor secara langsung melalui ponsel. Sistem itu terdiri dari Communication Control Unit (CCU) yang terkoneksi dengan aplikasi ponsel Y-Connect (Yamaha Motorcycle Connect) via bluetooth.

Selain bisa memantau kondisi motor, Yamaha Connected juga memungkinkan dasbor Nmax menampilkan notifikasi ponsel seperti panggilan telepon, pesan masuk, atau email.

Sistem seperti Yamaha Connected diklaim Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) sebagai yang pertama digunakan di motor di Indonesia, jadi wajar bila banyak orang belum tahu cara menggunakannya. Berikut cara pakai Yamaha Connected pada Nmax yang bukan tidak mungkin bakal disematkan di motor Yamaha lainnya pada masa depan.

Ponsel Android dan iOS

Divisi Bisnis Proses Pengembangan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Ahmad Hamdani menjelaskan sebelum bisa menggunakan Yamaha Connected, pengguna Nmax Connected/ABS mesti lebih dulu mengunduh aplikasi Y-Connect pada ponsel.

Aplikasi tersebut dapat diunduh di Play Store untuk sistem operasi Android atau App Store buat iOS. Pada Play Store aplikasi ini dapat diunduh dengan kapasitas penyimpanan 15 Mb.

“Tapi minimumnya itu untuk Android, Android 7 dan iPhone itu untuk iOS 11,” kata Ahmad di Tangerang, Selasa (4/2).

Setelah aplikasi terunduh, pengguna harus mendaftar menggunakan alamat email. Pada tahap itu disebut bluetooth ponsel pengguna akan aktif, namun aplikasi belum dapat digunakan.

Cara Menghubungkan

Ahmad menjelaskan menghubungkan CCU dengan Y-Connect menggunakan bluetooth versi 5.0 sehingga dikatakan hemat energi baterai ponsel. Setelah selesai mendaftar di aplikasi maka ponsel siap terhubung dengan CCU.

Ahmad mengatakan ada tiga cara menghubungkannya, pertama scan QR Code pada perangkat CCU. Kedua pilih koneksi melalui scan barcode nomor rangka motor yang berada di dalam bagasi. Ketiga, memasukkan nomor rangka secara manual, emboss nomor rangka tertera di bagian behel atau pegangan tangan penumpang di bagian belakang motor.

Setelah selesai CCU bakal mulai mencari koneksi dengan ponsel apabila kunci kontak diputar ke posisi on.

“Nah jika sudah terhubung ditandai dengan munculnya indikator Y-Connect dan baterai smartphone pada layar spidometer. Satu ponsel untuk satu motor, kalau mau gunakan ponsel lain, harus log out ponsel pertama dulu. Biar maksimal, sinyal ponsel juga harus stabil ya,” ungkap Ahmad.

Menurut Ahmad informasi yang disajikan di Y-Connect pada layar ponsel merupakan data-data langsung kondisi motor yang diambil dari CCU dan Electronic Control Unit (ECU).

Data teknis yang ditampilkan di antaranya konsumsi bahan bakar. Ini akan membantu pengguna menganalisa pemakaian bahan bakar saat berkendara, baik secara harian atau bulanan, bahkan tahunan.

Selain itu Y-Connect juga menginformasikan kondisi oli mesin dan voltase baterai (aki), serta memberikan rekomendasi perawatan. Informasi juga bisa lebih detail lagi, misalnya menampilkan data sudut bukaan throttle perputaran mesin, akselerasi, dan berkendara ekonomis.

“Ada juga notifikasi malfungsi melalui aplikasi Y-Connect dan email jika terjadi masalah pada motor,” ucapnya.

Tidak Akurat

Ahmad mengatakan informasi yang ditampilkan pada ponsel sesuai dengan kondisi sesungguhnya pada motor, namun diakui bisa tidak akurat bila terdapat modifikasi yang sudah dilakukan pemilik.

Penyebab utama data bisa tidak akurat disebut paling utama jika ada modifikasi pada bagian kelistrikan. Salah satu efek yang dijelaskan, indikator kesehatan baterai pada Y-Connect bisa menunjukkan baik-baik saja meski sebenarnya sudah soak.

“Aki sudah drop tapi di ponsel tertera warna hijau [seharusnya merah],” kata Ahmad.

Modifikasi lain yang bisa bikin data tidak akurat yaitu penggantian ukuran ban yang mempengaruhi hitung-hitungan konsumsi bahan bakar.

“Iya beda berat tentu pengaruh, misanya untuk hitung-hitungan konsumsi bahan bakar,” ujarnya.

Nmax Connected/ABS merupakan varian tertinggi yang harganya sudah diumumkan resmi RpRp33,75 juta atau lebih mahal Rp1,2 juta dari Honda PCX ABS. Varian Nmax standar dijual Rp29,5 juta.

Comment here