Menristek: Sinta himpun data riset-produk Indonesia terkait COVID-19

Menristek: Sinta himpun data riset-produk Indonesia terkait COVID-19Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang P. S. Brodjonegoro berbicara dalam telekonferensi di Jakarta. ANTARA/Kementerian Riset dan Teknologi/pri. (ANTARA/Kementerian Riset dan Teknologi)

LENSAPANDAWA.COM – Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan telah dikembangkan Science and Technology Index (Sinta) COVID-19 yang juga dapat menghimpun seluruh data terkait penelitian dan pengembangan Indonesia tentang COVID-19.

"Khusus dalam kondisi hari ini pandemi COVID-19 kita juga sudah membuat Sinta COVID-19 yang berisikan daftar atau kegiatan maupun tulisan terkait COVID-19, baik dalam penelitian bisa juga dalam bentuk produk," kata Menristek Bambang dalam konferensi virtual Sinta Series 1: Pemeringkatan 500 Peneliti Terbaik Indonesia di Jakarta, Kamis.

Portal Sinta COVID-19 berisi kumpulan aktivitas peneliti Indonesia berupa riset dan kekayaan intelektual terkait COVID-19, baik berupa publikasi, hak cipta, produk dan bentuk kekayaan intelektual lain.

Menristek menuturkan publikasi ilmiah tersebut diharapkan bisa berkontribusi bagi penanganan COVID-19.

Semua peneliti Indonesia didorong untuk dapat mendaftarkan karyanya melalui akun author Sinta untuk pemanfaatan dan pengembangan lebih lanjut oleh sesama peneliti.

Penelitian terbaru yang terdaftar di portal itu, antara lain Rancang Bangun Mesin Humidifier sebagai Proteksi Pencegahan Covid-19 dengan Cairan Disinfektan Alami Sereh Wangi, Carotenoids from Female Sally Lightfoot Crab Carapace as Potential Anti-Sars-CoV-2 Compounds.

Kemudian, penelitian berjudul Sistem Pendeteksi Suhu Tubuh Manusia sebagai deteksi awal COVID-19 berbasis MCU and Internet of Things (IoT), dan Propolis Indonesia untuk Infeksi Covid-19.

Sementara publikasi terbaru antara lain Disaster Communications for Handling Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) in Indonesia, Review and analysis of current responses to COVID-19 in Indonesia: Period of January to March 2020.

Kemudian, Interleukin-6 as a Potential Biomarker of COVID-19 Progression dan

Interleukin-6 Levels of Children with SARS-CoV-2 Infection.

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Comment here