Ketua LSM Basmi, angkat bicara terkait terhambatnya realisasi TPG di Lamteng


LENSAPANDAWA.COM, – Lampung Tengah. Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Muda lndonesia  (LSM Basmi), Abdul Razak meminta Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, untuk segera merealisasikan dana Tunjangan Propesi Guru (TPG) yang mana sampai saat ini belum ada kejelasan terkait kapan akan merealisasikan pembayaran tunjangan sertipikasi guru tersebut. Sementara Surat Keputusan (SK) dari Kementrian Pendidikan, telah lama keluar.

 

“Kita mendapat, informasi dan laporan dari beberapa orang guru yang mengeluhkan terkait dana TPG mereka, telah beberapa bulan ini belum juga dibayar oleh pihak Pemkab, untuk itu kami sebagai kontrol sosial, mendesak Pemkab untuk segera membayarakan yang menjadi hak guru tersebut,” ungkap Razak, di Posko LSM Basmi, Sabtu (14/11).

 

Ditempat terpisah, menurut (DA), Salah satu guru yang enggan identitasnya di publikasikan mengatakan bahwa, mereka sangat berharap dana sertifikasi itu dapat segera di bayarkan oleh Pemerintah, dimana menurutnya SK dari Kementrian Pendidikan sudah lama keluar, sebagai dasar untuk Pemkab merealisasikan pembayaran tunjangan tersebut.

 

“Hal itu yang menjadi tanda tanya kami para guru, kemana dana tersebut mengendap. Sementara jumlah guru yang sudah bersertipikasi khususnya di Kab.Lamteng ini banyak, jika kita jumlahkan semua tunjangan guru dan dikalikan sekian bulan jumlahnya mencapai Milyaran,” beber DA kepada Media ini, Jum’at 13 Nopember 2020 kemarin.

 

Selain itu menurut DA, dana yang begitu besar, apabila masih mengendap di Bank, sudah berapa banyak bunganya. Sementara kami di tuntut untuk bekerja secara Propesional, tetapi hak kami sebagai guru seolah-olah di permainkan. Yang jelas kami para guru yang ada di Kab.Lamteng, sangat berharap dana tunjangan kinerja kami itu dapat segera dibayarkan, dimana saat masa krisis akibat pandemi Covid-19 saat ini.

 

Untuk mengklaripikasikan kebenaran hal ini, kami mencoba menghubungi Kadis Pendidikan Kab.Lamteng, Syarif Husein melalui sambungan telepon, maupun pesan WhatsApp, namun sampai berita ini di turunkan belum juga ada jawaban dari yang bersangkutan Kadisdik Lamteng../ ki

Comment here