Alasan Biaya Administrasi, SMK YPIB Tahan Ijazah Siswa

 

Lensapandawa.com, Penahanan ijazah siswa hampir terjadi disetiap instansi lembaga pendidikan Sekolah Menengah Atas/Sederajat. Lagi-lagi alasannya siswa belum melunasi biaya administrasi sekolah, seperti yang terjadi di Yayasan Pendidikan SMK Imam Bonjol Tumijajar, Tulang Bawang Barat.

Ironisnya, terdapat 70% ijazah siswa belum diambil, karena tersangkut biaya administrasi sekolah. Padahal 20% biaya pendidikan telah dibebankan pada APBN, sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945. Namun meskipun demikian, nyatanya siswa tetap dibebankan biaya administrasi sekolah. Hal ini tentunya menjadi pertanyaan publik, terkait keberadaan BOS maupun BOSDA yang tersalurkan disetiap sekolah, khususnya tingkat SMA/SMK, sehingga sekolah masih harus menarik pungutan dari orang tua/walimurid, dengan alasan untuk membiayai tenaga honorer.

Menurut Hapit, Kepala SMK Imam Bonjol, “ada sekitar 70% ijazah siswa belum diambil karena siswa belum melunasi biaya administrasi pendidikan”. Lebih lanjut, Hapit menjelaskan, “semua sekolah itu punya hak dan kewajiban, hak wali murid itu apa dan hak siswa itu apa, dan kewajiban yang harus diselesaikan itu bagaimana. Baru sekolah memberikan haknya, seperti ijazah. Biaya administrasi tersebut dapat berupa SPP_lah, untuk ujian_lah. Kalau semuanya sudah lunas, ya buat apa kita nahan-nahan. Dan mulai dari tahun 2016 hingga saat ini, belum ada upaya wali murid untuk menyelesaikan administrasi sekolah, serta mengambil ijazah siswanya, meskipun pihak sekolah telah beberapa kali menyampaikan surat pemberitahuan ke wali murid” (02/11/2021).

Terkait penahanan ijazah tersebut, pihak sekolah juga tidak pernah menyampaikan hal itu kepihak Dinas Pendidikan Provinsi terkait ijazah siswa yang belum diambil. Namun dalam hal ini, Kepala Sekolah SMK Imam Bonjol berharap agar wali murid segera datang ke sekolah, agar bisa dicari solusinya, mengingat SMK Imam Bonjol merupakan sekolah swasta yang tentunya membutuhkan biaya untuk insentif para tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan. (SM)

Comment here