Kelemahan Fitur ‘Keyless Entry’ Mobil

0
20
Kelemahan Fitur 'Keyless Entry' MobilIlustrasi fitur cerdas keyless entry. (Foto: CNN Indonesia/ Hesti Rika)

LENSAPANDAWA.COM – Keyless entry atau sudah banyak tersedia di mobil-mobil harga Rp200 jutaan. Fitur ini memudahkan pengendara mengakses interior serta menyalakan mesin kendaraan.

Fitur ini membuat kita tidak perlu lagi mengeluarkan anak kunci dan selanjutnya mencolokkan ke tempat yang tersedia untuk menyalakan mesin kendaraan. Pengemudi cukup meletakkannya di saku celana dan menekan tombol ‘on’ untuk menyalakan mesin mobil.

Cara kerja fitur ini menggunakan gelombang radio. Frekuensi yang digunakan setiap mobil akan berbeda-beda, tergantung modul penerima frekuensi (receiver) pada mobil itu. Artinya smart key hanya bisa digunakan pada satu mobil saja.

Meski memudahkan, fitur ini sewaktu-waktu ternyata bisa merepotkan pengguna mobil lantaran dapat mati secara tiba-tiba. Yang perlu dipahami fitur ini juga punya kelemahan.

Baterai Lemah

Masalah pertama sering terjadi pada sebagian pemilik mobil. Kebanyakan, mereka tidak menyadari baterai smart key lemah atau habis daya. Hal ini pasti akan menyulitkan pemilik mobil untuk membuka kunci dan menghidupkan mobil.

Oleh sebab itu biasakan perhatikan masa pakai baterainya. Gejala baterai melemah bisa dilihat dari redupnya lampu indikator yang terdapat pada smart key. Selain itu, respon yang dihasilkan juga lebih lambat dari biasanya.

Umumnya usia baterai sekitar tiga tahun. Untuk itu, setelah sampai di tujuan, ada baiknya segera ganti baterai di bengkel resmi terdekat agar dapat kembali bekerja optimal.

Sebagai informasi, walau baterai lemah atau habis, rata-rata smart key masih menyimpan sinyal berfrekuensi rendah dan dapat digunakan untuk menyalakan mesin.

Gangguan Gelombang

Salah satu hal penting yang menunjang kinerja smart key gelombang radio. Biasanya, gelombang tersebut akan terganggu karena beberapa hal, seperti ketika parkir di dekat pemancar radio, parkir di daerah yang terdapat Base Transceiver Station (BTS) provider telepon seluler, dan sebagainya.

Ketika mengalami gangguan gelombang, otomatis smart key mobil seakan mati mendadak dan tidak berfungsi. Untuk mengatasinya, pengemudi tidak perlu bingung karena pintu mobil akan tetap bisa dibuka dengan kunci manual.

Lalu, untuk menghidupkan mesin, hanya perlu mendekatkan smart key ke tombol start/stop engine sambil menginjak pedal rem sampai lampu indikator berubah menjadi warna hijau. Cara ini agar reciever dapat menerima gelombang radio yang dikirim smart key lebih baik.

Masalah pada Rolling Code

Rolling code atau juga biasa disebut dengan hopping code merupakan bagian dari smart key yang berfungsi untuk mengirimkan gelombang radio ke tuner mobil. Rata-rata rolling code memiliki masa aktif sekitar lima tahun.

Jika sudah lewat lima tahun, maka rolling code dapat menjadi salah satu penyebab tidak berfungsinya fitur cerdas itu. Apabila hal ini terjadi, jalan keluarnya harus melakukan penggantian rolling code di bengkel resmi.

Terendam Air

Jika pengemudi mobil mengalami masalah, jalan satu-satunya menggunakan kunci darurat yang diberikan oleh pabrikan ketika membeli mobil.

Namun, sebelum itu lepas kabel atau sekring klakson untuk sementara agar alarm tidak berbunyi dan segera bawa smart key mobil ke bengkel resmi untuk penanganan lebih lanjut, mengutip situs resmi Seva.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here