Pemkab Wondama gilir kunjungan ASN berwisata ke Pulau Roon

Pemkab Wondama gilir kunjungan ASN berwisata ke Pulau RoonWakil Bupati Teluk Wondama, Paulus Y Indubri saat membuka Festival Pulau Roon beberapa waktu lalu. (ANTARA/Toyiban)

LENSAPANDAWA.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, akan menggilir kunjungan para aparatur sipil negara (ASN) di daerah tersebut untuk berwisata ke Pulau Roon.

Kepala Dinas Pariwisata Teluk Wondama, Kristian Mambor di Wasior, Selasa, mengatakan masyarakat Roon telah menyiapkan beberapa paket wisata. Untuk memacu kedatangan wisatawan dari luar pemerintah daerah akan mengawalinya dengan mengerahkan wisatawan lokal dari kalangan ASN.

"Untuk tahap awal target utamanya adalah para pejabat dan PNS Teluk Wondama sendiri. Setiap OPD nantinya wajib ke Pulau Roon," kata Mambor.

Di pulau tersebut masyarakat sudah membangun home stay. Jadwal kunjungan akan disusun agar seluruh home stay dapat melayani tamu.

"Nanti dijadwalkan juga sehingga kami dari OPD punya waktu untuk menginap di sana dan menikmati paket wisata sehingga dengan begitu ekonomi masyarakat tetap berjalan," ujarnya lagi.

Sedapat mungkin, kata Mambor, diupayakan agar setiap bulan ada pengunjung yang masuk ke Roon. Hal itu penting untuk menjaga agar antusiasme masyarakat lokal setempat terhadap sektor pariwisata yang sudah mulai tumbuh semenjak pagelaran Festival Pulau Roon (FPR) tidak kembali kendor.

“Memang mandat dari FPR adalah bagaimana agar fasilitas yang sudah dibangun oleh masyarakat tidak menjadi kosong tetapi terus dipakai untuk bisa menghasilkan income bagi mereka," sebut Mambor.

“Seperti yang diinginkan bapak Wakil Bupati (Paulus Indubri) saat membuka FPR, Pulau Roon tidak boleh kosong sampai Desember. Jadi itu yang kita atur agar dari OPD ini bisa terus berkunjung ke sana,“ ucap Mambor lagi.

Sementara untuk wisatawan luar khususnya mancanegara, pihaknya akan bekerja sama dengan tour operator yang selama ini biasa membawa turis luar negeri menggunakan kapal wisata berkunjung ke Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC).

“Kami harus duduk bersama kira-kira apa yang pas untuk kami sajikan, paket apa yang pas sehingga wisatawan itu bisa punya waktu untuk turun dari kapal dan berkunjung. Dengan juga melibatkan Balai TNTC dan Distrik Roon, “sebut dia.

"Saya sudah bangun pembicaraan awal dengan salah satu tour operator dan dia siap membantu juga. Karena itu tamu mereka kami hanya tawarkan supaya mereka mau singgah saat trip ke Kwatisore," katanya pula.

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Comment here