Lensapandawa.com,Tubaba – Bak Pungguk merindukan bulan, mungkin sebuah pepatah yang tepat bagi masyarakat Suku Suka Maju (Tulung Sawo), Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Pasalnya, sudah 11 tahun masyarakat menantikan adanya pergantian kabel jaringan standar dari pihak PLN, namun hingga saat ini belum juga terwujudkan.
Salah seorang warga setempat, Marhadi, mengeluhkan “jaringan kabel jaringan listrik yang ada di tiang PLN saat ini merupakan hasil swadaya masyarakat ditahun 2010 silam. Dia bersama enam warga sekitar melakukan iuran sebesar Rp 15 juta, untuk pengadaan penyambungan kabel jaringan listrik dari kandang ayam milik salah seorang warga Penumangan Baru (Darwasi)”, keluhnya.
Marhadi menambahkan, “kabel untuk penyambung jaringan listrik merupakan hasil swadaya masyarakat, dengan ukuran kabel yang tidak sesuai standar, sehingga dibeberapa titik sering menimbulkan masalah. Selain itu, tegangan listriknya juga tidak pernah stabil yang disebabkan karena daya listrik tidak sesuai dengan kapasitas kabel yang digunakan, sehingga menyebabkan terjadinya kerusakan barang elektronik milik warga setempat”, terangnya.
“Pada hemat kami, kabel yang perlu diganti itu tidaklah terlalu jauh. Bila disambung dari Gardu listrik yang ada di perempatan tanjakan tiyuh Penumangan Baru menuju Tiyuh Tirta Kencana atau Sampai didepan rumah kami ini, tidak terlalu panjang, tidak sampai 2 Kilometer.” Jelasnya Marhadi.
Ditempat terpisah, Ali yang juga warga Suku Suka Maju, mengatakan “pada awal-awal tahun 2021 lalu. Dirinya beserta warga sekitar telah mengajukan proposal pergantian kabel jaringan listrik itu, namun sepertinya proposal tersebut hanya menjadi tambahan tumpukkan berkas dikantor itu saja”.
“Ya, Semasa Pak Andre Satriansyah menjabat sebagai Manager PLN Ulp. Pulung Kencana. Sesuai arahannya, kami dan kawan-kawan sudah mengajukan proposal yang diketahui juga oleh Aparat Pemerintah Tiyuh (APT) Panaragan. Menurut Aparatur Pemerintah Tiyuh, proposal itu sudah disampaikan ke pihak PLN Pulung Kencana, Namun hingga saat ini belum juga ada tanggapan atas proposal kami tersebut”, tegasnya Ali. (Uya emen)











